Langsung ke konten utama

Pulau Tumbak, Surga Pulau Kecil di Timur Indonesia

Jika anda  ke Sulawesi Utara, tidak boleh  lewatkan liburan di Pulau Tumbak. Nama Tumbak sendiri dipungut  dari nama desa yang terdekat dari pulau tersebut. Tumbak berasal dari akronim tanaman  bakau yang hidup di dekat  Desa Tumbak.

Tak melulu  Bunaken dan Siladen yang indah, namun  Pulau Tumbak juga estetis  yang adalah pulau tak berpenghuni. Di pulau ini, kamu dapat  memancing, snorkeling dan diving serta merasakan  indahnya pulau. Sebagai wisata yang belum tidak sedikit  terekspos, pulau ini me sti  dikunjungi sebab  tempatnya yang masih alami.

Pulau Tumbak, Surga Pulau Kecil di Timur Indonesia
Di unsur  tenggara pulau ini ada  bukit yang jadi tujuan  favorit wisatawan. Di atas bukit ini bersemayam makam Syekh Abu Sahmad Baddar yang mana beliau dirasakan  sebagai sesepuh di Desa Tumbak itu. Di atas bukit, selain guna  berziarah di sana, kamu dapat  melihat keeksotisan hamparan biru laut bermahkota langit biru dan dapat  melihat gugusan pulau dari atas sini.

Di samping  bukit yang…

Kaliurang, Daerah Wisata Komplit di Kaki Gunung Merapi

Kaliurang, Daerah Wisata Komplit di Kaki Gunung Merapi
berbagai kendaraan umum laksana  bus, taksi, ojek yang dapat dipakai  wisatawan guna  menuju wilayah  ini.

Daerah ini terletak pada kaki Gunung Merapi dan berada pada elevasi  sekitar 875 meter dari permukaan laut. Letaknya yang sedang di  dataran tinggi menciptakan  suasana di Kaliurang paling  sejuk layaknya di puncak. Di samping  itu, wisatawan bakal  dimanjakan dengan lengkapnya sekian banyak   villa dan resort yang dapat dicarter  dengan harga bervariatif.

Sejarah Kaliurang
Terdapat sebuah kisah  yang mengawali wilayah  Kaliurang menjadi wilayah  wisata laksana  sekarang. Pada sekitar mula  abad 19, sejumlah berpengalaman  geologi dari Belanda yang kala tersebut  tinggal di Jogja tengah menggali  tempat bermukim  untuk anggota keluarganya.

Merekapun akhirnya menggali  tempat dan menyusuri tiap jengkal wilayah  di Jogja sampai  akhirnya mendarat  di wilayah  Kaliurang. Setibanya di wilayah  kaki Gunung Merapi ini, mereka terpikat dengan daya tarik  alam serta kesejukkan udara yang dimiliki wilayah  ini. Hingga kesudahannya  diputuskanlah mereka bakal  menjadikan wilayah  ini sebagai lokasi  tinggal keluarganya.

Mulailah dibangun sejumlah  villa dan resort di sekian banyak   tempat. Sehingga tak mengherankan  bila sekarang  dijumpai bangunan-bangunan dengan aksitektur bergaya Belanda. Bangunan-bangunan tersebut sampai  saat ini masih dilestarikan dan menjadi salah satu pesona  tersendiri untuk  kawasan wisata ini.


Kaliurang, Daerah Wisata Komplit di Kaki Gunung Merapi

Tempat ini pun  adalah bagian dari sejarah Indonesia, saat  pada tanggal 13 Januari 1948 diselenggarakan  sebuah perundingan di Kaliurang antara Republik Indonesia dan Komisi Tiga Negara (KTN). KTN sendiri diwaliki oleh tiga negara yakni  Belgia, Australia dan Amerika Serikat yang bertugas sebagai penengah konflik antaran Indonesia dan Belanda.


Perundingan itu  terjadi di Wisma Kaliurang yang sampai  kini bangunannya masih dapat  dinikmati. Perundingan ini menghasilkan suatu  kesepakatan yang pun  dikenal dengan Notulen Kaliurang. Asal usul dari penamaan wilayah  tersebut berasal dari ditemukannya suatu  sungai yang diisi  dengan udang. Sungai dalam bahasa jawa dapat  diartikan dengan kali, sementara  urang dapat  juga artikan udang.

Pesona Wisata Kaliurang
Kaliurang sudah  dikenal mempunyai  keindahan panorama alam yang mempesona. Setibanya di wilayah  dataran tinggi ini, wisatawan bakal  disambut dengan hawa sejuk, udara segar serta dingin yang terkadang menusuk ke tulang. Tempat ini memang sangat sesuai  digunakan untuk memenuhi  waktu berlibur.

Dari wilayah  Kaliurang bakal  tersaji pemandangan megahnya Gunung Merapi yang berdiri kokoh dari kejauhan. Akan nampak panorama keindahan gunung yang luar biasa, samar-samar tertutup oleh awan biru seakan menambah kecantikan  gunung sarat  misteri tersebut.

Sumber : http://www.tempat.co.id/wisata/kaliurang.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pulau Tumbak, Surga Pulau Kecil di Timur Indonesia

Jika anda  ke Sulawesi Utara, tidak boleh  lewatkan liburan di Pulau Tumbak. Nama Tumbak sendiri dipungut  dari nama desa yang terdekat dari pulau tersebut. Tumbak berasal dari akronim tanaman  bakau yang hidup di dekat  Desa Tumbak.

Tak melulu  Bunaken dan Siladen yang indah, namun  Pulau Tumbak juga estetis  yang adalah pulau tak berpenghuni. Di pulau ini, kamu dapat  memancing, snorkeling dan diving serta merasakan  indahnya pulau. Sebagai wisata yang belum tidak sedikit  terekspos, pulau ini me sti  dikunjungi sebab  tempatnya yang masih alami.

Pulau Tumbak, Surga Pulau Kecil di Timur Indonesia
Di unsur  tenggara pulau ini ada  bukit yang jadi tujuan  favorit wisatawan. Di atas bukit ini bersemayam makam Syekh Abu Sahmad Baddar yang mana beliau dirasakan  sebagai sesepuh di Desa Tumbak itu. Di atas bukit, selain guna  berziarah di sana, kamu dapat  melihat keeksotisan hamparan biru laut bermahkota langit biru dan dapat  melihat gugusan pulau dari atas sini.

Di samping  bukit yang…

15 Best Tourist Destination in Solo, Central Java

Solo, the city in Central Java which is officially named Surakarta is indeed famous among tourists. Not only has a thick historical background, but Solo also has a beautiful landscape. No wonder there are many tourist attractions in Solo that are interesting to visit, ranging from natural, cultural, historical, religious, to canggih  tourism.
Well, want to know what tourist attractions in Solo that must be visited? The following is a list of recommended tourist attractions in Solo that must be included in the list of visits while on vacation there.

15 Best Tourist Destination Place in Solo

1. Grojogan Sewu Tawangmangu
One of the most famous tourist attractions in Solo and much talked about by tourists is Grojogan Sewu Tawangmangu. The destination of the 80-meter high waterfall is located on the west side of Mount Lawu, or about 37 kilometers from the center of Solo. This waterfall is the highest in the Central Java region, you know.
To go to the location, tourists must climb at least 1…